Bahayanya Helm Jarang Dicuci

Senin, 3 November 2014

Alangkah senangnya bila Anda sudah bisa membeli helm baru idaman Anda. Namun memiliki helm berkualitas dan mahal tidak menjadikan tolak ukur bahwa helm tersebut akan awet dan tahan lama. Alasannya adalah karena cara Anda merawat helm tersebut akan menentukan seberapa awet helm Anda. Salah satu cara perawatan helm terbaik adalah dengan mencucinya. Selayaknya kendaraan bermotor yang Anda punya, helm juga perlu untuk dicuci. Namun orang sekarang ini cenderung malas atau bahkan cuek dalam merawat helm mereka. Perilaku ini akan menyebabkan mereka mengalami masalah tidak hanya secara kesehatan namun juga pada masalah penampilan helm itu sendiri. Intinya, semua pemilik helm harus tahu pentingnya mencuci helm secara berkala.

Bila helm Anda jarang dicuci, hal ini akan menyebabkan mengalami banyak masalah baik itu dalam hal kenyamanan dan kesehatan. Helm yang jarang dicuci akan menimbulkan masalah pada bagian kepala dan menjadikan Anda penyakitan. Yang menjadi sumber masalah utama mengenai kebersihan helm adalah keringat Anda sendiri. Mereka yang tinggal di negara tropis tentu saja lebih sering berkeringat dibandingkan mereka yang tinggal dikawasan dingin. Keringat tersebut akan bermasalah pada kebersihan dan kesehatan helm terutama yang memiliki bahan kain busa dan linen. Keringat akan lebih menyerap pada helm dengan bahan yang disebutkan diatas tadi. Keringat akan menjadi sarang kuman yang menyebabkan banyak penyakit. Dengan mencuci helm secara teratur, hal tersebut dapat dihindari pastinya.

Bila helm Anda memiliki masalah dalam hal keringat dan lembab, tentu saja lapisan pada helm tersebut akan mengundang banyak bakteri dan bersarang disana. Helm yang memiliki masalah dalam hal keringat juga akan menimbulkan masalah seperti jamur. Tentu saja jamur tersebut memiliki banyak sekali efek buruk bagi kulit dan masalah lainnya. Anda juga harus memiliki pengetahuan bakteri apa saja yang beresiko pada helm Anda. Bakteri yang paling banyak dikenal pada masalah helm kotor adalah Staphylococcus epidermis. Jenis bakteri ini amat bermasalah dalam hal infeksi dan kekebalan tubuh. Bila sudah demikian, Anda perlu mempertimbangkan untuk melakukan pencegahan dengan mencuci helm dibandingkan untuk menghilangkan jamur tersebut bukan?

Helm yang terkena bakteri akan menimbulkan banyak masalah terutama masalah kulit seperti bisul, jerawat, gatal, ketombe, dan lain sebagainya. Jadi bila Anda ingin terhindar dari masalah tersebut, Anda harus rajin dalam melakukan pencucian helm. Sebenarnya sudah banyak sekali metode pencucian yang dianjurkan. Copotlah semua bagian helm terutama busa dan mulai mencuci helm dengan benar dan bersih. Pakai juga sabun khusus mencuci helm yang sudah tersedia dipasaran. Namun bila Anda tak punya cukup waktu dalam mencuci helm, Anda dapat memanfaatkan jasa cuci diluar sana. Meskipun harus membayar sejumlah uang, Anda akan mendapatkan hasil pencucian yang lebih maksimal dan lebih bersih.