Ganti Ban Motor Sesuai Waktunya

Selasa, 12 September 2017

Tak hanya mesin sepeda motor yang membutuhkan perawatan secara rutin, komponen lain seperti ban juga wajib mendapat perhatian. Kondisi ban yang terlihat masih bagus alurnya sering kali membuat Anda merasa tidak perlu merawatnya atau bahkan menggantinya. Padahal, memeriksa kondisi ban motor wajib selalu Anda lakukan.

Memperhatikan kondisi ban sepeda motor bukanlah hal yang sepele. Meskipun alur ban masih terlihat baik, namun ada saatnya Anda sebagai pengendara wajib mengganti ban motor dikarenakan dapat mempengaruhi keamanan dan kenyamanan saat berkendara.��

Ban kendaraan memiliki masa pakainya masing-masing. Sebagai pengguna sepeda motor,�Anda harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggantinya dengan cara melihat indikasi-indikasi tertentu.

Anda bisa merasakannya ketika belok. Saat belok dan ban terasa sudah tidak ‘menggigit’, itu dapat menjadi indikator bahwa ban sudah harus diganti meski terlihat masih bagus. Selain itu, yang bisa dijadikan indikator untuk mengganti ban adalah ketika motor melewati medan perjalanan yang bergelombang.�Saat melewati jalan yang tidak rata atau bergelombang, ban dengan kondisi yang masih baik akan terasa lebih empuk. Sedangkan, kondisi ban yang sudah tidak bagus akan bumping dengan keras serta getaran akan lebih terasa. Hal tersebut disebabkan oleh kondisi karet yang mulai mengeras.

Selain melalui beberapa indikasi tersebut, penggantian ban motor dapat dilihat melalui rentang usia pemakaian. Motor yang digunakan harian memiliki usia pakai antara 1-1,5 tahun untuk ban depan dan 10-12 bulan untuk ban belakang. Tergantung pada jenis dan merk ban sepeda motor Anda.

Ban dengan jenis tube type atau ban sepeda motor yang memiliki ban dalam, memiliki selisih usia pemakaian 1 bulan lebih cepat dari ban tubeless. Untuk ban tubetype yang tidak pernah bocor atau terkena paku, usia penggunaannya bisa mencapai 1- 1,5 tahun.

Jangan malas untuk memeriksa kondisi ban sepeda motor Anda dan segera menggantinya jika kondisi ban sudah tidak baik. Lebih baik mencegah daripada harus berhadapan dengan kerusakan ban yang lebih buruk lagi nantinya ketika Anda sedang berkendara.

Image:�bikebandit.com